KENDARI- Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Sulawesi Tenggara menggelar seminar bertema “Transformasi Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Pencegahan Radikalisme” bersama Densus 88 AT Polri dengan melibatkan perwakilan organisasi pelajar, mahasiswa, dan kepemudaan. Kegiatan ini berlangsung di Graha GP Ansor Sulawesi Tenggara, Jumat (23/10/2026).
Seminar tersebut menghadirkan Kombes Pol. Masjaya, M.Si., selaku Kasatgaswil Sulawesi Tenggara Densus 88 AT Polri, sebagai narasumber. Sebanyak 55 peserta mengikuti kegiatan yang bertujuan memperkuat pemahaman ideologi dan wawasan kebangsaan serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya radikalisme.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh PW IPPNU Sulawesi Tenggara di bawah kepemimpinan Afifatul Hamidah, S.Ag. Penyelenggaraan seminar tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi dalam mendorong peran aktif pelajar putri dan generasi muda untuk memahami tantangan kebangsaan serta pentingnya pencegahan radikalisme.
Sejumlah organisasi turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya perwakilan himpunan program studi mahasiswa di Universitas Islam Indonesia, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Fatayat NU Sulawesi Tenggara, dan Gerakan Pemuda Ansor.
Dalam penyampaian materi, peserta memperoleh pemahaman mengenai transformasi ideologi, wawasan kebangsaan, dan pencegahan radikalisme. Pembahasan juga menyoroti pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan memilih lingkungan pertemanan yang sehat agar generasi muda lebih cermat dalam menerima informasi serta menyikapi berbagai pengaruh di lingkungan sosial.
Kehadiran Densus 88 AT Polri dalam kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi mengenai pencegahan radikalisme yang menyasar kalangan remaja dan pemuda. Melalui forum tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus mendiskusikan materi yang disampaikan melalui sesi tanya jawab bersama narasumber.
Seminar berlangsung dengan baik dan menjadi ruang pertemuan bagi berbagai unsur organisasi untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan dan membangun lingkungan sosial yang positif.
PW IPPNU Sulawesi Tenggara berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, serta berperan aktif dalam upaya pencegahan radikalisme di tengah masyarakat.
Tinggalkan komentar
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *